ACIKITA Foundation

Hiyodoridai 3-9 21-104, Kobe 651-1123, JP

+81 80 3333 1327

admission@acikita.org

Hiyodoridai 3-9-21-104 Kobe 651-1123, JP

09:00 - 17:00

Monday to Friday

123 456 789

info@example.com

Goldsmith Hall

New York, NY 90210

07:30 - 19:00

Monday to Friday

The child has one intuitive aim: self development

Bahagianya dengan Hebi Mawasi

Bahagianya dengan Hebi Mawasi

Tak perlu harus mahal dan mengeluarkan modal untuk membuat anak happy bermain. Dengan barang bekas (dus bekas), dengan sumpit gratis yang didapat dari membeli sushi di supermarket, atau dengan benang bekas habis menjahit Sang Ibu, bisa saja dimanfaatkan oleh anak untuk ia berkarya dan membuat mainan sendiri.

Hari ini Najmi punya mainan baru, bikinannya sendiri. Satu buah sumpit, ia ikatkan benang berukuran agak panjang, sisa potongan benang merajut Mami.

“Mami lihat ini menarik ya?” kata Najmi memperagakan mainannya ke pada Mami dan Papi sehabis sholat maghrib hari ini.

Tak tanggung-tanggung takjubnya Najmi melihat benang yang bisa ia mainkan, terkadang menyerupai grafik sinus soidal, melengkung bawah dan melengkung ke atas. Apalagi benangnya yang berwarna warni. Najmi tampak bahagia sekali memainkannya. Ia pun menawarkan kepada Maminya untuk memainkan mainannya tersebut.

Padahal bagi kita orang dewasa, mungkin hal itu tak berarti. Apalah artinya benang untuk merajut yang diikatkan di sumpit dan digerak-gerakan dengan tangan. Tak ada istimewanya bukan? 

Namun lain lagi bagi anak kecil. Tampak Najmi punya kebahagiaan tersendiri, memainkannya. Tak puas melaporkan ke Mami saja, Najmipun melaporkannya ke pada Sang Papi, yang lagi asyik membuat proposal penelitian.

“Papi, mite omoshiroi yo (Papi lihat, menarik ya)”

Hai,.. ii kangaete ne ( ya,.. bagus ide Anak ya)”

Sebentar kemudian, Najmi pun naik ke atas kursi dan kembali memainkan “hebi mawasi” bikinannya. Ia namakan mainan ini “hebi mawasi” (ular yang dapat berputar-putar). Najmi tak kurang bahagianya naik ke atas kursi dan memperagakan mainannya.

“Anak, dimana ada dapat idenya?” Mami ingin tahu kok tiba-tiba saja Najmi punya mainan baru.

Atama de kangaete (maksudnya Anak berfikir sendiri)”

Menakjubkan jawaban Najmi. Ia bilang “ia berfikir sendiri untuk menghasilkan mainan itu.” Hal ini mengingatkan kepada Mami agar anak diberi kesempatan. Ya… insyaAllah selama ini apapun yang ingin dilakukan Najmi, asalkan tidak membahayakan Mami kasih kesempatan kepada Najmi untuk mencobanya.

*****

Ya begitulah dunia anak, apa yang kita anggap spele tapi membuat ia bahagia. Untuk menghormati dan menghargai Najmi, Mami dan Papi memberikan pengharagaan pada Najmi, hanya sekedar ucapan yang membuat ia merasa di support.

Mami makin banyak dapat ilmu dari Najmi, semoga hal-hal kecil sekalipun, tapi cukup berarti bagi anak, dan membuatnya happy, bisa selalu kita hargai dan support, untuk terus memupuk kreativitas anak.

Wassalam

Mamianak

Tokyo

080404 (Najmi 5 tahun 10 bulan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *