ACIKITA (Aku Cinta Indonesia Kita) adalah organisasi yang didirikan pada tanggal 4 Oktober 2006 di Tokyo, oleh Dr. Jumiarti Agus, Dr. Prihardi Kahar, dan Rahmiwati Agus S.Ag. Organisasi ini bergerak dalam bidang pendidikan, sosial, dan ekonomi. Organisasi ini didirikan sebagai wujud berkontribusi nyata kami dalam memajukan Indonesia kita, melalui perjuangan yang berfokus pada bidang pendidikan.
Motto kami di ACIKITA,
“Berjuang bersama membangun bangsa, melalui perjuangan pada bidang pendidikan mari kita memutus rantai permasalahan bangsa.”
Pendidikan adalah akar kemajuan suatu bangsa, bangsa yang maju ditopang oleh sistem pendidikan yang baik. Misalnya negara Jepang, sebuah negara yang miskin sumber daya alam, tapi nyatanya maju secara teknologi, mereka memiliki moral yang baik dan peradaban yang harmonis. Ini semuanya disebabkan oleh sistem pendidikan yang mereka terapkan, yang mampu mencetak manusia-manusia dewasa yang bermanfaat untuk kemajuan Jepang.

Latar Belakang ACIKITA Diikrarkan
Belum meratanya tingkat pendidikan di Indonesia, maraknya anak jalanan di kota-kota besar, hilangnya aktivitas kaum perempuan setelah memasuki dunia berkeluarga, ditambah berbagai krisis yang terjadi di negeri tercinta, mulai dari krisis sosial, ekonomi, pendidikan, politik, pemerintahan, keamanan, dan lain-lain, menjadi pemicu kelahiran ACIKITA di bumi Sakura.
Suatu kondisi yang sangat mendesak kami, Najmi puteri kecil yang berusia 4 tahun, saat pulang ke Indonesia dia melihat banyak sekali anak jalanan yang meminta-minta di simpang Dago, di Bandung. Dia selalu protes pada ibunya,

“Mami kenapa anak-anak itu ada di jalanan? harusnya dia bermanja-manja dengan Ayah Ibunya. Kenapa mereka memukul kaleng dan bernyanyi terus minta uang pada orang di dalam angkutan, apa tidak punya uang mereka? Mohon bantu mereka Mami, kasihan kita!”

Ucapan di atas tidak henti-hentinya disampaikan Najmi kepada orangtuanya, hingga ia balik ke Jepang. Ia seolah-olah ingin memperjuangkan kondisi anak-anak jalanan tersebut. Wajar ia seperti itu, karena di Jepang tidak ada satu pun anak yang meminta-minta dijalanan. Keberadaan anak dipastikan aman oleh negara Jepang, ini terbukti setiap anak yang lahir dapat uang tunjangan dari pemerintah kota setiap bulan, yang ditransferkan oleh staf pemerintah di city office bidang kesehatan, di setiap kota di Jepang.

Tuntutan Najmi di atas ikut mempercepat ACIKITA dideklarasikan. Akhirnya tanggal 4 Oktober dengan semua kondisi di atas, ACIKITA kami deklarasikan di Tokyo.

(Red.)