Program Berhajji dari Jepang Bersama ACIKITA

Program berhajji dari Jepang, adalah program perjuangan dan terobosan yang kami adakan mengingat banyaknya jemaah hajji dari Indonesia, dan lamanya prosedur berhajji dari Indonesia.

Jepang sebagai negara minoritas Islam, maka kesempatan berhajji dari Jepang sangat terbuka bagi orang Indonesia. Dalam hal ini ACIKITA bekerjasama dengan tour dan travel yang mengurus pelaksanaan hajjji dari Jepang, dan beberapa lembaga dan instansi terkait di Jepang sebagai host (umunya para professor di universitas di Jepang).

Apakah mungkin berhajji dari Jepang? InsyaAllah, asalkan ada KTP Jepang, maka bisa berangkat Hajji dari Jepang.

Persyaratan berhajji dari Jepang Via ACIKITA
1. Peserta adalah pelajar, mahasiswa, guru, dosen, peneliti, kepala sekolah dan tenaga profesional lainnya.
2. Peserta harus tinggal di Jepang minimal selama 3 bulan, 2 bulan sebelum keberangkatan dan satu bulan setelah keberangkatan.

3. Selama berada di Jepang, peserta akan melakukan aktivitas sesuai dengan profesi di Indonesia. Apabila pelajar, dan mahasiswa, maka mereka akan mengikuti kegiatan belajar (kuliah di sekolah atau universitas di Jepang yang bisa menerima murid pertukaran pelajar. Bila staf guru, dosen, peneliti, dokter, maka mereka akan ditempatkan di sekolah, universitas, atau rumah sakit yang bersedia menerima. Kondisi ini akan sangat menguntungkan karena peserta mempunyai pengalaman interenship atau bekerja di Jepang.
3. Wajib membayar semua biaya yang dibutuhkan untuk hal datang ke Jepang, berhajji, dan tinggal di Jepang.
4. Pendaftaran sejak dikeluarkan pengumuman ini hingga 2 Desember 2020. Kesempatan ini terbatas hanya untuk 50 orang peserta.

Biaya yang dibutuhkan sebesar 1,548,000 (kurs hari ini = 219,830,200). Biaya tersebut meliputi :
1. Biaya berhajji dari Jepang biasanya sebesar 650,000 yen (biaya tahun 2021 belum ditetapkan, bila akan menyesuaikan dengan biaya dari tour and travel hajji di Jepang).
2. Biaya pengurusan CoE (Certificate of Eligibility), dan biaya pengurusan untuk join di lab Prof di universitas, atau join ke lembaga di Jepang sesuai profesi. Biaya ini sebesar 350,000 yen.

3. Bila join sebagai research student/researcher di universitas, sebesar 178,200.
3. Biaya pengurusan visa di Indonesia (untuk daerah Jakarta sebesar 10,000 yen). Daerah lainnya (di luar Jakarta) ditambah biaya penerbangan dan biaya penginapan staf. Bila bisa mengurus sendiri, maka tata cara akan kami pandu.
4. Biaya penginapan, makan, dan transportasi di Jepang berkisar 100,000 yen perbulan. Biaya ini silahkan dikelola sendiri.
5. Biaya pesawat pp Jakarta Jepang 60,000 yen.

Manfaat Berhajji dari Jepang
1. Tidak perlu menunggu antrian yang lama, bila ingin berangkat tahun depan dan biaya sudah ada, maka peserta dapat segera mendaftar.
2. Biaya yang lebih murah dari pada hajji plus di Indonesia (sekitar 250-300 juta rupiah, dan masa tunggu keberangkatan Hajji selama 5 tahun).
3. Peserta akan mempunyai pengalaman yang sangat berharga, karena selama berada di Jepang bisa belajar banyak hal sesuai profesi masing-masing. Bagi yang bertugas di universitas selama di bawah bimbingan Prof di Jepang, bisa belajar banyak hal, bahkan bisa membuka peluang riset kerjasama dengan Prof tersebut.
2. Peserta akan sangat terinpsirasi, bahwa Islam ditemukan praktek nyatanya di Jepang, padahal mereka bukan Islam, diharapkan bisa diterapkan hal-hal baik ditemukan selama di Jepang setelah pulang berhajji dan kembali ke Indonesia.
3. Tidak membutuhkan waktu yang lama, total berhajji dari Jepang sekitar kurang dari 1 bulan, dengan jumlah jemaah hajjji yang tidak terlalu banyak. Kondisi ini membuat suasana akrab dalam group sangat tinggi.
4. Menambah saudara muslim dari berbagai negara, tidak hanya dari Indonesia.
5. Makin mengenal perjuangan ACIKITA yang sangat konsen untuk memajukan Indonesia dari segi memajukan pendidikan Indonesia.

Pendaftaran
1. Peserta bisa mengisi form online pendafatran berikut :
https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLScYWlWIfbm_Gi5V1Ya5T4LIJN0AdGFrt1AOD5hrTzqKw8Z6oQ/viewform
2. Pendaftaran bisa juga melalui CP +81-80-3333-1327 atau +62-812-1287-9576.
3. Melengkapai persyaratan pengurusan visa (kami infokan kemudian).
4. Membayar semua biaya yang dibutuhkan.
5. Mematuhi aturan dan arahan dari ACIKITA.

Skema Perjuangan

1. Tahapan pendaftaran Oktober – 2 Desember.

2. Pengurusan CoE Desember -Maret 2021.

3. Kedatangan ke Jepang April -Juni.

4.

Aturan Pembatalan
Bila peserta membatalkan program dan biaya udah disetorkan, maka aturan pembatalan program sesuai dengan aturan pembatalan program ASSJA yang sudah kami tetapkan. Hal ini dimaksudkan untuk kelancaran program.

Demikian pengumuman ini kami keluarkan, dan kegiatan ini kami “perjuangkan” untuk membantu saudara muslim di Indonesia yang sudah siap dengan biaya, dan ingin berangkat hajji segera, tapi terkendala dengan aturan dari pemerintah RI dimana berhajji harus antrian dan menunggu dalam waktu yang cukup lama.

Terimakasih
Pengurus ACIKITA
September 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *